17.16

Komputer


Setiap mesin yang mampu menerima data, memproses data, menyimpan data & menghasilkan
bentuk keluaran berupa teks dan gambar, simbol, angka dan suara dapat dikategorikan sebagai komputer. Dalam pengoperasian, bentuk sistem dan fungsinya komputer dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

1. Hardware (Perangkat Keras)
Dalam mengikuti keinginan akan informasi, berbagai
kendala ditemukan oleh manusia. Untuk mengakomodasi
kepentingan ini, manusia menciptakan alat-alat menyongkong
keinginan tersebut.

a. CPU (Central Processing Unit)
=> Alat yang berfungsi sebagai pemroses data, yang berisi
rangakian sirkuit yang menyimpan instruksi-instruksi
pemrosesan, dan penyimpanan data.
b. Monitor
=> Alat yang mampu menampilkan teks maupun gambar dari data yang sedang
diproses dalam CPU.
c. Keyboard
=> Alat untuk memasukkan data maupun perintah ke CP, biasanya terdiri
dari rangkaian huruf dan angka.

d. Mouse
=> Alat bantu untuk memberikan perintah dalam memproses data berbentuk
gambar atau grafik.
e. Printer
=> Alat yang memproduksi keluaran data (output berbentuk cetak, baik itu
berupa teks maupun gambar atau grafik.
f. CD ROM
=> Alat tambahan (alat peripheral) yang mampu menyimpan dan menuliskan data
dan program melalui CD (Compact Disk). Alat ini di desain mampu
menghasilkan dan membaca data atau program melalui sistem optik.
g. Compact Disk
=> Media penyimpanan yang terdiri dari bahan plastik. Proses penyimpanan
dan pembacaan data menggunakan sistem optik.
h. Floppy disk
=> Alat tambahan untuk menyimpan atau menuliskan keadaan disket
maupun sebaliknya, ukuran yang umum digunakan adalah ukuran 3,5 inch.
i. Hard Disk
=> Alat tambahan untuk menyimpan data dalam kapasitas yang besar yang
dilapisi secara magnetis.
j. Scanner
=> Alat bantu untuk memasukkan data berupa gambar/grafik dan mengubahnya
menjadi bentuk digital sehingga dapat diproses dan digabungkan dengan
bentuk data yang berupa teks.

2. Software
Sebuah program komputer yang berisi sekumpulan instruksi yang dibuat dengan menggunakan bahasa khusus yang memberi perintah pada komputer untuk melakukan berbagai pengoperasian atau pemrosesan terhadap data yang terdapat dalam program tersebut atau data yang dimasukkan oleh pengguna komputer. Singkat kata software merupakan "jiwa" sedangkan hardware berfungsi sebagai "tubuh" dalam sebuah komputer.

06.58

Menghimpun Daun-daun Berserakan


Oleh: Ust. Anis Matta
(Diambil dari buku ‘Dari Gerakan ke Negara’)
-----

Walaupun satu keluarga
Kami tak saling mengenal
Himpunlah daun-daun yang berhamburan ini
Hidupkan lagi ajaran saling mencintai
Ajari lagi kami berkhidmat seperti dulu

Itulah beberapa bait dari sajak doa Iqbal. Mungkin batinnya menjerit pada kesaksiannya atas zamannya; umat ini seperti daun-daun yang berhamburan. Seperti daun-daun yang gugur diterpa angin, tak ada lagi kekuatan yang dapat menghimpunnya kembali, menatanya seperti ketika ia masih menggayut pada pohonnya.

Begitulah kenyataan umat ini; mungkin banyak orang shalih diantara mereka, tapi semuanya seperti daun-daun yang berhamburan, tidak terhimpun dalam sebuah wadah yang bernama jama’ah. Mungkin banyak orang hebat di antara mereka, tapi kehebatan mereka hilang diterpa angin zaman. Mungkin banyak potensi yang tersimpan pada individu-individu di antara mereka, tapi semuanya berserakan di sana sini, tak terhimpun.

Maka, jama’ah adalah alat yang diberikan Islam bagi umatnya untuk menghimpun daun-daun yang berhamburan itu, supaya kekuatan setiap orang shalih, orang hebat atau satu potensi bertemu padu dengan kekuatan saudaranya yang lain, yang sama shalihnya, yang sama hebatnya, yang sama potensialnya.

Jama’ah juga merupakan cara yang paling tepat untuk menyederhanakan perbedaan-perbedaan pada individu. Di dalam satu jama’ah, individu-individu yang mempunyai kemiripan disatukan dalam sebuah simpul. Maka, meskipun ada banyak jama’ah, itu tetap lebih baik daripada tidak ada sama sekali. Bagaimanapun, jauh lebih mudah memetakan orang banyak melalui pengelompokan atau simpul-simpulnya, ketimbang harus memetakan mereka sebagai individu.

Maka, jalan panjang menuju kebangkitan kembali umat ini, harus dimulai dari menghimpun daun-daun yang berhamburan itu, merajut kembali jalinan cinta di antara mereka, menyatukan potensi dan kekuatan mereka, kemudian meledakkannya pada momentum sejarahnya, menjadi pohon peradaban yang teduh, yang menaungi kemanusiaan.

Tapi, itulah masalahnya. Ternyata, itu bukan pekerjaan yang mudah; ternyata, cinta tidak mudah ditumbuhkan di antara mereka; ternyata, orang shalih tidak mudah disatukan; ternyata, orang hebat tidak selalu bersedia menyatu dengan orang hebat yang lain. Mungkin itu sebabnya, ada ungkapan di kalangan gangster mafia: seorang prajurit yang bodoh, kadang-kadang lebih berguna dari pada dua orang jenderal yang hebat.

Namun, tidak ada jalan lain. Nabi umat ini tidak akan pernah memaafkan setiap orang di antara kita yang meninggalkan jama’ah, semata-mata karena ia tidak menemukan kecocokan bersama orang lain dalam jama’ahnya. Bagaimanapun, kekeruhan jama’ah, kata Imam Ali bin Abi Thalib r.a., jauh lebih baik daripada kejernihan individu.

------
by: pkspiyungan.blogspot.com

05.46

Ibu-ibu Simpatisan PWK PKS Turut Berbagi untuk Merapi


by : hida nur hidayah
Pertemuan rutin dua pekanan ibu-ibu Pos Wanita Keadilan (PWK) di dusun Munggang Sitimulyo Piyungan kali ini menoreh haru yang tak biasa. Rencananya, sore itu akan diisi pelatihan membuat ayam kribo, eh ayam kentucky. Akan tetapi Sabtu pagi kemarin (6/11) dua orang Ibu-ibu datang ke rumah saya, mengusulkan sebagai wujud solidaritas atas bencana, mereka minta pelatihannya ditunda. Uangnya dikumpulkan dan ditambah munashoroh anggota PWK lalu disumbangkan ke daerah bencana.

Subhanalloh, bagaimana saya tidak haru mendengarnya. Pada point ini, teori ukhuwah mereka tak lagi salamatush shodr, tapi meloncat tinggi menuju titik tertinggi ukhuwah, yaitu itsar. Mereka tak perlu ta’aruf kepada siapa yang bakal menerima bantuannya.

Seperti yang khalayak umum sudah tahu, Merapi yang erupsi dalam kurun waktu beberapa hari terakhir membuat cerita yang luar biasa. Apalagi masyarakat disuguhi berita live di televisi yang selalu up date setiap jam. Dan mereka pernah merasakan hal serupa saat menjadi korban gempa Jogja 2006.

Sabtu itu pula saya mengabarkan via sms kebeberapa ibu yang mempunyai HP bahwa hari Ahad, 7 November 2010 DPC PKS Piyungan akan mengirim nasi bungkus dan bantuan lainnya ke posko induk PKS Peduli Merapi DPD PKS Sleman yang akan mengkoordinir pendistribusian nantinya.

Saya awalnya ragu, karena Kamis kampung saya sudah swadaya mengirim nasi bungkus juga. Tapi Bismillah, dengan nama Alloh saya tepis keraguan itu. Hasilnya, luar biasa. Ahad pagi (7/11) jam 10 terkumpul 165 bungkus nasi dari ibu-ibu PWK Munggang, satu kresek baju layak pakai yang kemudian diambil Pak Mujiran (yang kena chikunguya bersama keluarganya dan masih linu-linu katanya---syafakalloh pak--) untuk kemudian dijadikan satu di Kantor DPC PKS Piyungan.

05.36

Kiprah Relawan DPD PKS Bekasi di Posko Pengungsi Merapi


Reporter: A. Hasan
Relawan dan bantuan dari kader-kader PKS luar wilayah Yogyakarta sudah berdatangan. Salah satu rombongan relawan adalah dari DPD PKS Bekasi. Rombongan yang dipimpin al-akh Gunawan ini sampai di Jogja kemarin (Ahad, 7/11).

Setiba di Jogja, rombongan langsung menuju Posko Induk P2B PKS yang berlokasi di kantor DPD PKS Sleman. Tiba sekira jam 3 sore ikhwah DPD Bekasi disambut oleh pengurus DPD PKS Sleman. Ikhwah PKS Bekasi kemudian mneyerahkan amanah bantuan sebesar Rp 10 juta untuk disalurkan bagi korban bencana Merapi.

Hari ini, Senin 8/11, relawan DPD PKS Bekasi berkunjung ke salah satu barak pengungsi yang dikelola PKS, yaitu di barak Daaru Hiraa. Tiba pukul 9 pagi (tadi), rombongan disambut oleh Ketua Takmir dan akh Fathan Koordinator Posko. Disini, ikhwah DPD PKS Bekasi menyerahkan bantuan sebesar Rp 2 juta untuk membantu para pengungsi yang berada di barak Daaru Hiraa.

Rencananya ikhwah DPD PKS Bekasi ini akan kembali pulang hari ini. Namun sampai pukul 10.20 sesampai di stasiun Tugu mereka belum dapat tiket kereta api karena padatnya penumpang. Mudah-mudahan semuanya lancar.

Syukron wa jazakumullah kepada relawan dari DPD PKS Bekasi yang datang sendiri mengantar bantuan serta semua ikhwah Bekasi yang sudah ta'awun dan membantu meringankan beban para pengungsi korban bencana Merapi.